SOSIALISASI PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR MELALUI PENANGKAPAN DAN PENGOLAHAN RAJUNGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN
Kata Kunci:
Cirebon, Penangkapan, Berkelanjutan, Rajungan, SosialisasiAbstrak
Desa Warduwur merupakan desa pesisir yang terletak di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Mayoritas warga memiliki mata pencaharian sebagai nelayan rajungan. Penangkapan rajungan yang dilakukan oleh warga ada yang masih menggunakan alat tangkap ramah lingkungan. Pemakaian alat tangkap ini umumnya karena Sebagian warga belum mengetahui peraturan dan manfaat penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Peraturan penangkapan rajungan yang ramah lingkungan menjadi sorotan untuk generasi selanjutnya dikarenakan satu hal yang disoroti bahwasannya rajungan belum bisa dibudidaya sedangkan rajungan menjadi penghasilan utama para masyarakat. Upaya penyelesaian masalah tersebut dilakukan pengabdian masyarakat melalui sosialisasi. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dari kegiatan pengamatan, pengkajian, rencana aksi, dan pelaksanaan kegiatan. Metode kegiatan dilakukan melalui ceramah yang diisi oleh dinas ketahanan pangan kabupaten Cirebon dan dosen pengabdi. Ceramah dilakukan secara hybrid bertempat di balai desa, masyarkat juga dapat mengikuti sosialisasi melalui platform digital. Hasil pengabdian masyarakat memahami penangkapan dan pengolahan rajungan berwawasan lingkungan akan menjaga keberlanjutan usaha dan ekologi.
Referensi
Agustina, E. R., Mudzakir, A. K. and Yulianto, T. (2014) ‘Analisis Distribusi Pemasaran Rajungan (Portunus Pelagicus) di Desa Betahwalang Kabupaten Demak’, Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 3(3), pp. 190–199.
Aswati, W., Tamburaka, S. and Haslianti, N. A. (2021) ‘Penguatan Sistem Rantai pasok Komoditi Rajungan Untuk Meminimalisir Dampak Pandemi Covid 19 Pada UMKM Pengolah dan Nelayan Rajungan di Desa Wangkolabu dan Desa Bontobuntu Kecamatan Towea Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara’, Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI, 5(1), pp. 237–246.
Ernawati, T., Boer, M. and Yonvitner, Y. (2015) ‘Biologi Populasi Rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Sekitar Wilayah Pati, Jawa Tengah’, BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 6(1), pp. 31–40.
Hafinuddin, H. and Edwarsyah, E. (2020) ‘Teknologi Penangkapan Rajungan (Portunus pelagicus spp.) Ramah Lingkungan dengan Bubu Kubah di Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh’, Jurnal Marine Kreatif, 1(1).
Hanafi, A. (1987) ‘Memasyarakatkan ide-ide baru’, Surabaya: Usaha Nasional.
Härkönen, U. (2007) ‘The Bronfenbrenner ecological systems theory of human development. W: Scientific Articles of V International Conference Person. Color’, Nature. Music, 10, pp. 17–21.
Hastuti, S., Arifin, S. and Hidayati, D. (2012) ‘Pemanfaatan limbah cangkang rajungan (Portunus pelagicus) sebagai perisa makanan alami’, Agrointek: Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 6(2), pp. 88–96.
Hufiadi, H. (2017) ‘Selektivitas Alat Tangkap Rajungan (Portunus pelagicus) di Laut Jawa (Studi
Kasus Alat Tangkap Cirebon)’, Prosiding Pusat Riset Perikanan, pp. 131–138.
Husni, S. et al. (2021) ‘Pemberdayaan Ekonomi Nelayan Rajungan Melalui Pengembangan Teknologi Alat Tangkap Bubu di Desa Pemongkong Kabupaten Lombok Timur’, Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), pp. 347–355.
Ismail, I. et al. (2021) ‘Pelatihan Teknologi Sistem Informasi bagi Nelayan pada Masa Covid-19 di Era Digital’, Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), pp. 566–574.
Linggarjati, K. F., Djunaedi, A. and Subagiyo, S. (2013) ‘Uji Penggunaan Bacillus sp. sebagai Kandidat Probiotik Untuk Pemeliharaan Rajungan (Portunus sp.)’, Journal of marine Research, 2(1), pp. 1–6.
Mustasim, M. et al. (2021) ‘Pelatihan Pembuatan Alat Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan’, Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), pp. 41–48.
Razak, A. D., Sururi, M. and Poltak, H. (2021) ‘Pemberdayaan Kelompok Nelayan Kepiting Melalui Pemahaman Akses Permodalan dan Analisa Usaha Kepiting Bakau’, Jurnal Terapan Abdimas, 6(1), pp. 70–77.
Siregar, Y. (2020) ‘Kualitas Hasil Daging Rajungan (Portunus Pelagicus) Ditinjau Dari Peningkatan Mutu K3 Dan Produktivitas Keamanan Pangan Di Pt. Bumi Menara Internusa’. STIA DAN MANAJEMEN KEPELABUHANAN BARUNAWATI SURABAYA.
Sunarto, S. et al. (2010) ‘Performa pertumbuhan dan reproduksi rajungan (Portunus pelagicus) di perairan Pantai Kabupaten Brebes’, Omni Akuatika, IX(11).
Suwandi, M. A. and Prihatin, S. D. (2020) ‘Membangun Keberdayaan Nelayan: Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Melalui “Kelompok Usaha Bersama Berkah Samudra” di Jepara, Indonesia’, JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 10(2), pp. 231–255.
Triyanti, R. et al. (2021) ‘PERSEPSI DAN SIKAP NELAYAN TERHADAP PENGELOLAAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) BERKELANJUTAN’, Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 16(1), pp. 121–139.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 sunarto sunarto, Mega Laksmini Syamsudin, M. Rudyansyah Ismail

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.







